Dalam 4 tahun terakhir, kejadian "bencana ganda" berupa hujan deras dan gelombang panas yang terjadi bersamaan di Korea Selatan meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan 30 tahun sebelumnya. Tim peneliti dari Greenpeace dan KAIST mengembangkan indeks "Intensitas Bencana Iklim Ganda" (CI28) untuk analisis dan menemukan bahwa intensitas hujan deras dan gelombang panas semakin parah, serta frekuensi kemunculannya juga meningkat. Tim peneliti memperingatkan bahwa pemanasan global menyebabkan perubahan drastis antara hujan deras dan gelombang panas, sehingga meningkatkan risiko bencana ganda. Oleh karena itu, mereka menekankan perlunya perbaikan sistem penanggulangan bencana yang ada untuk mempersiapkan diri secara efektif terhadap bencana ganda.