Rupiah Indonesia dibuka pagi ini pada 6 Maret pada level 16.298 rupiah per dolar AS, mengalami apresiasi 0,21% terhadap dolar Amerika. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi di Amerika Serikat membuat investor lebih menyukai rupiah sebagai aset aman. Khususnya, kekhawatiran tentang kebijakan Donald Trump dan data ketenagakerjaan yang lebih lemah dari ekspektasi menjadi faktor utama melemahnya dolar. Mata uang Asia lainnya menunjukkan performa yang beragam.