Apa arti orang dewasa?

180.225.***.***
120

Seiring makin ramainya jual beli barang bekas belakangan ini, selain Joonggonara dan Danggeun Market, banyak pendatang baru juga masuk ke Dosa.
Secara struktural Dosa bukan tempat yang mudah dijumpai remaja belia, tetapi tampaknya mereka sampai ke sini sambil berburu barang bekas.

Seperti Anda tahu, kalau melihat komentar pada tulisan yang dibuat remaja, yaitu tulisan yang kental aroma anak sekolahan, ada kecenderungan kuat untuk menyingkirkannya tanpa peduli benar atau tidaknya isi tulisan itu.

Sambil memikirkan masalah apa yang menjadi penyebabnya, saya menuliskan pemikiran saya sendiri.

Karena Dosa adalah komunitas klub, ada aturan tak tertulis bahwa percakapan antaranggota klub dilakukan dengan tingkat kesopanan tertentu. Sederhananya, tata krama dan sopan santun dasar.

Namun para anak sekolahan menulis dengan gaya bicara sehari-hari mereka tanpa memahami aturan tak tertulis itu, sehingga di mata anggota lama hal itu mau tidak mau terlihat kasar atau asal-asalan.

Kadang mereka mengulang pertanyaan yang jawabannya langsung muncul kalau dicari, mengunggah pertanyaan lalu tidak menanggapi jawabannya dengan baik, atau menulis komentar yang tidak berkaitan dengan konteks tulisan. Ditambah gaya bicara berlebihan, pamer, dan tulisan sampah tanpa makna yang khas budaya fixie, saya sangat memahami kalau anggota lama merasa lelah. Saya pun tidak selalu memandang tulisan seperti itu dengan baik.

Saya juga tidak mengatakan bahwa perilaku yang mengeruhkan suasana harus dimaklumi hanya karena pelakunya remaja.

Namun masalahnya, pada suatu titik muncul suasana di mana orang tidak hanya mengkritik 'perilaku' yang salah, tetapi memandang seluruh tulisan secara negatif hanya karena penulisnya masih muda.

Sebelum melihat apakah isinya benar atau apakah ada masalah pada pertanyaannya sendiri, label "anak sekolahan" atau "anak fixie" lebih dulu dicapkan. Bahkan untuk isi yang sama, hal yang akan dibiarkan kalau ditulis orang dewasa justru mendapat reaksi sangat tajam kalau ditulis anak muda.

Tentu, dari sudut pandang anggota lama, prasangka pasti terbentuk karena mereka sudah melihat tulisan serupa berkali-kali.
Benar juga bahwa sebagian pengguna fixie berulang kali membuat masalah, berperilaku kasar, dan menunjukkan ketidakmampuan berkomunikasi secara normal.

Tetapi menurut saya beberapa kasus itu tidak boleh menjadi tolok ukur untuk menilai seluruh pengguna muda.

Remaja yang baru pertama kali masuk ke Dosa sangat mungkin tidak mengetahui suasana atau aturan tak tertulis di sini. Membawa gaya bicara dari komunitas lain pun, dalam arti tertentu, wajar saja. Mengharapkan mereka sejak awal bersikap sopan sempurna, membiasakan mencari informasi, dan menulis dengan cara yang diinginkan anggota lama mungkin sedikit berlebihan.

Kalau ada yang salah, cukup beri tahu saja.
Kalau setelah diberi tahu mereka tetap mengulang perilaku yang sama atau bersikap kasar, mengkritik saat itu pun belum terlambat.

Tetapi kalau sejak tulisan pertama mereka diejek dan disindir, atau orangnya sendiri diremehkan karena usianya, anak-anak muda itu akan pergi tanpa sempat mempelajari budaya Dosa. Setelah itu yang tersisa hanyalah anggapan bahwa "memang benar Dosa itu komunitas orang kolot."

Komunitas sepeda pun bertahan hanya kalau orang baru terus berdatangan. Anak muda yang sekarang mengendarai fixie pun, seiring waktu, bisa tertarik pada sepeda road, mempelajari perlengkapan, dan kelak menjadi anggota yang beraktivitas secara normal.

Saya juga tidak menyangkal adanya kasus pengendara fixie yang datang ke Dosa, menulis tulisan sampah, dan mengeruhkan suasana. Tulisan seperti itu memang banyak, dan perilaku yang membuat anggota lama tidak nyaman jelas ada.

Namun sikap memandang semua tulisan secara negatif hanya karena seseorang mengendarai fixie, atau hanya karena tulisannya beraroma anak sekolahan, juga bukan gambaran komunitas yang sehat. Tunjukkan perilaku yang salah sebagai perilaku, tetapi saya berharap kita tidak menilai orang lebih dulu hanya dari usia dan sepeda yang dikendarainya.

Kalau kita meminta pendatang baru menghormati budaya yang ada, bukankah anggota lama juga perlu menunjukkan setidaknya kelonggaran minimum agar pendatang baru bisa mempelajari budaya itu?

Ini sekadar pemikiran yang muncul saat melihat tulisan dan komentar belakangan ini.

로그인한 회원만 댓글 등록이 가능합니다.

자전거당

KR | ID | EN
  • IDR
  • KOR
7.84 0.01

2026.08.24 KEB 하나은행 고시회차 583회

다가오는 한인 행사일정

  • 등록 된 일정이 없어요!