Diperkirakan babi hutan muncul di Ipam-dong, Gangneung dan direkam oleh kamera black box mobil. Saksi mata menilai hewan tersebut berdasarkan ukuran dan gerakannya sebagai babi hutan. Namun, warga tidak melaporkan kejadian ini ke otoritas pemadam kebakaran sehingga penangkapan tidak dilakukan. Babi hutan cenderung turun ke lereng gunung untuk mengonsumsi garam selama musim panas, yang menyebabkan mereka sering muncul di daerah perkotaan. Karena Ipam-dong memiliki banyak apartemen dan jalur pejalan kaki, kekhawatiran tentang keselamatan warga semakin meningkat.