Kereta cepat Indonesia Whoosh mengalami dua insiden keterlambatan operasional selama periode liburan. Yang pertama terjadi pada hari pertama liburan karena benda asing, dan yang kedua disebabkan oleh penyusupan jalur oleh seorang penderita gangguan jiwa. Penumpang mengalami keterlambatan sekitar satu jam, dan KCIC menyediakan minuman dan camilan ringan untuk mengurangi ketidaknyamanan. KCIC mengumumkan bahwa akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan setelah insiden ini dan menyatakan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utamanya. Namun, kekhawatiran telah diangkat bahwa respons terhadap lonjakan jumlah penumpang selama periode liburan tidak memadai.