Komisi Jasa Keuangan menilai bahwa ETF leverage single stock dapat mencegah outflow valuta asing ke pasar luar negeri. Mengacu pada fakta bahwa saham chip Amerika dan Jepang lebih volatil, Komisi Jasa Keuangan membantah argumen yang menyatakan bahwa leverage single stock adalah penyebab utama peningkatan volatilitas pasar domestik. Komisi Jasa Keuangan menyatakan bahwa peluncuran produk leverage single stock tidak cukup untuk menjelaskan peningkatan volatilitas pasar saham, dan analisisnya menunjukkan bahwa fluktuasi produk tersebut disebabkan oleh ekspektasi dan kekhawatiran berulang mengenai prospek industri chip global. Selain itu, Komisi Jasa Keuangan menyatakan bahwa persyaratan untuk pembubaran produk belum terpenuhi, sehingga sulit untuk diterapkan.