
Ini adalah sepeda Pathfinder dari Standert.
Material frame adalah cromoly dan genrenya adalah endurance
Kalau stemnya tanggung mungkin tidak terpikir, tapi karena memiliki spesifikasi 120mm dengan -17, saya pikir seru juga kalau disetting dengan flat bar.
Dengan pemikiran itu, rem menggunakan Level Ultimate (untuk XC), dan untuk perpindahan gigi dipasang kontroler di kedua sisi lalu dikendarai.
Seperti yang sudah Anda ketahui, flat bar tidak terlalu nyaman dan hanya memberikan kesenangan dalam pengendalian, jadi saya hanya berkendara di sekitar area dekat saja..
Tertahan oleh liburan nasional Taiwan dan menunggu cukup lama, akhirnya konektor selang rem pun tiba.
Saya membeli dua buah konektor betina dan empat buah konektor jantan
Tentu saja ada yang dibedakan untuk mineral oil dan DOT, dan untuk SRAM diameter dalam selangnya terbagi menjadi dua yaitu 2,1mm dan 2,5mm.
Saya hanya memperhatikan hal itu saat membeli, dan meskipun menggunakan EMS, barangnya sampai ke Korea dalam 5 hari termasuk hari libur ㄷㄷ
Konektor dipasang di bawah stem dan tentu saja harus dilakukan bleeding.
Saat bleeding tidak ada rasa aneh yang berarti, dan selesai hanya dengan mengeluarkan sedikit gelembung udara.
Setelah melepas pin pengaman, konektor mudah dicabut dan tidak ada perubahan sama sekali pada feel rem ketika udara masuk maupun saat dipasang kembali.
Metode seperti ini juga digunakan dalam balapan motor untuk menghubungkan kaliper rem dan selang agar perawatan mudah dilakukan, sehingga bisa dibilang ini adalah metode yang sudah teruji
Dengan melepas selang rem, handlebar bisa dilepas dengan mudah.
Dalam kondisi ini, meskipun rem digenggam akan terasa keras dan tidak berfungsi sama sekali, namun setelah disambung kembali akan bekerja normal..
Setelah selesai dengan setting flat bar, drop bar dipasang dan jalur kabel dirapikan kembali
Dan lagi melakukan bleeding yang menyenangkan
Berapa kali bleeding dalam sehari ini..=_=
Meskipun begitu karena hanya bleeding sebagian dan bukan keseluruhan jadi selesai dengan cepat, tapi melakukannya berturut-turut memang melelahkan
Karena ada konektor, pada drop bar jalur rem ditarik keluar seperti pada foto.
Alasan saya memikirkan metode ini adalah
1. SRAM menggunakan sistem nirkabel sehingga selain selang rem tidak ada kabel lain.
2. Sesama SRAM AXS mudah untuk disambungkan, jadi cukup ganti handlebar dan lakukan pairing saja
3. Pada handlebar XPLR, selang rem tidak masuk ke dalam handlebar melainkan masuk ke dalam alur di bagian bawah.
Bukan berarti dengan pengaturan seperti ini hari ini pakai flat bar, besok pakai drop bar, dan seterusnya.
Setelah dicoba sendiri, penggantian handlebar bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 5 menit, namun tidak akan dilakukan terlalu sering..ㅋ
Saat sedang menggunakan flat bar dan tiba-tiba harus pergi jauh seperti yang sering dibicarakan, lebih mudah untuk mengganti ke drop bar atau melepas handlebar, sehingga dari segi kemudahan
rasanya cukup menguntungkan.
Tapi saya melakukannya hanya untuk seru-seruan saja ㅋ