Halo, para Damoa! 😊
Waktu untuk memecah berita IT yang sulit menjadi komik yang mudah dan menyenangkan telah kembali di minggu ke-28.
Minggu ini, rumor tentang model kecerdasan buatan (AI) berikutnya dari Google sedang hangat diperbincangkan. Meta dari Facebook dan Instagram serta OpenAI dari ChatGPT, semua raksasa teknologi ini melempar taruhan besar minggu ini. Mari kita lihat dalam komik, ya? 👇
(Geser gambar untuk melihatnya.)
1️⃣ Bagaimana para pembuat AI menggunakannya? Tips bermanfaat penggunaan 'Fable' oleh karyawan Anthropic

Karyawan Anthropic yang menciptakan 'Claude' mengatakan bahwa cara mereka menggunakannya sedikit berbeda. Kuncinya adalah jangan hanya memberi perintah singkat ke AI, tetapi tentukan peran dan situasi seperti "Anda adalah pemasar veteran dalam situasi ○○", serta beri tahu batasan seperti anggaran dan waktu! Mereka mengatakan bahwa memperlakukan AI bukan sebagai mesin melainkan sebagai 'mitra' akan menghasilkan hasil yang sangat berbeda. Coba gunakan sekarang juga. 😊
2️⃣ "Meta, Menyewakan Komputasi AI yang Tersisa!" — Perubahan Persepsi Pasar Awan

Ada kabar bahwa Meta sedang mempertimbangkan untuk menyewakan sumber daya komputer yang tersisa dari pembangunan pusat data besar mereka untuk AI kepada perusahaan lain. Kabar ini membuat harga saham Meta melonjak, sementara harga saham perusahaan yang melakukan penyewaan serupa justru turun. Meskipun belum pasti, kabar ini berpotensi mengguncang pasar awan.
3️⃣ Senjata Berikutnya Google? Ringkasan Rumor Model Generasi Selanjutnya Gemini

Rumor mengatakan bahwa AI baru Google, 'Gemini 3.5 Pro', akan diluncurkan pada bulan Juli. Dikabarkan dapat membaca puluhan buku sekaligus dan kemampuan matematika serta pemrogramannya jauh lebih baik. Model ini diprediksi akan bersaing langsung dengan GPT-5.6 dari OpenAI dan Fable 5 dari Anthropic. Namun, perlu diingat bahwa ini masih sebatas 'rumor' sebelum ada pengumuman resmi.
4️⃣ OpenAI Menawarkan 5% Saham kepada Pemerintah AS? Taruhan Bernilai Rp60 Triliun (Teknologi & Ekonomi)

Ada laporan yang mengatakan bahwa OpenAI, pencipta ChatGPT, menawarkan 5% saham perusahaan (setara dengan Rp60 triliun) kepada pemerintah AS. Alasannya dikatakan untuk "membagi keuntungan dari AI dengan rakyat". Namun, ada juga analisis yang mengatakan ini adalah upaya untuk meredakan tekanan regulasi AI dari pemerintah. Masih dalam tahap diskusi awal, jadi kita harus menunggu dan melihat apakah akan terealisasi.
Semoga Anda menikmati edisi minggu ini. Sampai jumpa minggu depan dengan berita bermanfaat lainnya! 🙌