Apple telah menyetujui pembangunan fasilitas manufaktur Airtag di Batam, Indonesia. Pabrik ini akan melibatkan investasi sekitar $1 miliar dan ditargetkan selesai pada awal 2026, dengan rencana memenuhi 65% permintaan Airtag global. Mengikuti investasi ini, Apple berencana mendirikan pabrik tambahan dan menarik pemasok lain ke wilayah tersebut. Struktur investasi Apple serupa dengan kasus di Thailand dan Vietnam, dan diperkirakan akan menciptakan sekitar 2.000 lapangan kerja. Masalah sertifikasi TKDN untuk produk Apple berada di bawah kewenangan Kementerian Perindustrian, dan tidak ada jawaban yang jelas diberikan mengenai penjualan iPhone 16.