Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menghadapi kewajiban finansial yang signifikan untuk membayar ratusan miliar rupiah sebagai kompensasi setelah pemecatan pelatih kepala Shin Tae-yong. Shin memiliki kontrak yang berlaku hingga 2027, namun keputusan PSSI untuk memberhentikannya sesuai dengan ketentuan kontrak mengharuskan pembayaran sejumlah besar. Situasi ini menimbulkan beban keuangan yang besar bagi sepak bola Indonesia seiring dengan perubahan pelatih. Saat ini, Indonesia tertinggal satu poin dari Australia di wilayah kualifikasi Piala Dunia FIFA Asia dan akan berusaha untuk maju ke putaran final melalui empat pertandingan mendatang. Dampak pemecatan Shin Tae-yong terhadap performa tim masih perlu diamati.