
Alphabet, perusahaan induk Google, mengumumkan kinerja yang melampaui ekspektasi pasar karena pertumbuhan bisnis cloud.
Menurut Wall Street Journal (WSJ) pada tanggal 29 (waktu setempat), Alphabet melaporkan pendapatan sebesar US$109,9 miliar (sekitar Rp1.631 triliun) pada kuartal pertama tahun ini, meningkat 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Keuntungan bersih naik 81% menjadi US$62,6 miliar (sekitar Rp929 triliun). Pendapatan dan keuntungan bersih keduanya melebihi perkiraan pasar.
Pengeluaran modal untuk kuartal ini tercatat sebesar US$35,7 miliar (sekitar Rp530 triliun). Angka tersebut mencerminkan perluasan investasi infrastruktur seperti real estat, server, dan pusat data, sebagai tanggapan atas permintaan AI yang meningkat pesat. Alphabet menaikkan proyeksi pengeluaran modal tahun 2026 dari kisaran sebelumnya US$175 miliar hingga US$185 miliar (sekitar Rp2.598 triliun hingga Rp2.747 triliun) menjadi US$180 miliar hingga US$190 miliar (sekitar Rp2.672 triliun hingga Rp2.825 triliun), dan diperkirakan akan meningkat lebih lanjut pada tahun 2027.
=========================
Hmm... Saya tidak menggunakannya akhir-akhir ini, sih
Saya juga belum pernah melihat orang di sekitar saya yang menggunakan Google Cloud (sepertinya banyak orang menggunakannya untuk penyimpanan pribadi di kantor).