Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan pada pertemuan puncak G20 rencananya untuk secara bertahap menutup semua pembangkit listrik bahan bakar fosil dalam 15 tahun ke depan. Indonesia, saat ini salah satu produsen batu bara terbesar di dunia, sangat bergantung pada bahan bakar fosil untuk produksi energi. Namun, presiden telah menetapkan target untuk mengembangkan kapasitas energi terbarukan sebesar 75 gigawatt dan mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Ini menunjukkan komitmen aktif Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim.