■ Status dan Skala Kerusakan
○ Di Gunung Puncak Jaya, Papua Barat, Indonesia, terdapat gletser tropis yang disebut 'Abadi Salju' dalam bahasa lokal dan 'Gletser Abadi (eternity glaciers)' dalam bahasa Inggris. Ini adalah gletser tropis terakhir yang tersisa di Oseania.
○ Di antara dua gletser yang tersisa, gletser yang lebih besar telah kehilangan 95% luasnya sejak tahun 2002, dan menurut makalah yang dipublikasikan oleh para peneliti Indonesia bulan lalu, seluruh gletser tropis Papua kehilangan 97% dari massanya antara tahun 1980-2024.
○ Dari 6 gletser asli, 4 telah sepenuhnya hilang, dan para peneliti memproyeksikan bahwa 2 gletser yang tersisa juga akan hilang sebelum dekade 2030-an.
○ Penelitian terpisah yang dipublikasikan Desember 2024 mengkonfirmasi bahwa dengan menggunakan citra satelit dan peta digital, luas gletser telah berkurang lebih dari 99% dibandingkan tahun 1850, dan sekitar 65% berkurang sejak survei terakhir tahun 2018.
■ Analisis Penyebab
○ Polusi karbon dari pembakaran bahan bakar fosil telah meningkatkan rata-rata suhu bumi sekitar 1,4℃ dibandingkan sebelum industrialisasi, dan ini adalah penyebab langsung hilangnya gletser tropis.
○ Gletser Puncak Jaya terletak di salah satu wilayah dengan curah hujan terbanyak di bumi, dan dianalisis bahwa gletser ini sangat terpengaruh oleh fenomena El Niño yang kuat pada tahun 2023-2024.
■ Kegiatan Penyelidikan dan Pencatatan
○ Ketua organisasi lingkungan Project Pressure, Klaus Thymann, memimpin eksplorasi dua minggu pada November 2024 dan melakukan survei fotogrametri menggunakan drone dan sistem penentuan posisi satelit.
○ Eksplorasi ini dilakukan dalam kolaborasi dengan perusahaan teknologi geospasial Trimble dan Pix4D, dan drone digunakan untuk mengatasi keterbatasan survei satelit. Sementara survei satelit memiliki keterbatasan presisi karena masalah awan, bayangan topografi, dan siklus revisit, drone dapat memanfaatkan jendela waktu singkat yang bebas awan untuk mendapatkan citra presisi tinggi.
○ Tujuan lain dari eksplorasi ini adalah membuat 'Bahtera Digital Nuh' yang membangun model 3D sebelum gletser sepenuhnya hilang.
■ Prospek dan Dampak Masa Depan
○ Bahkan dalam skenario terbaik respons iklim saat ini, diperkirakan seperempat dari massa gletser global akan hilang hingga tahun 2100, dan dikhawatirkan ini akan memiliki dampak serius pada keamanan air minum dan pangan.
○ Peneliti David Ibel dari Universitas Friedrich Alexander Erlangen-Nürnberg menyatakan bahwa kemungkinan gletser akan terbentuk kembali dalam beberapa ratus tahun ke depan sangat rendah, dan ini akan menjadi kerugian yang tidak dapat dipulihkan bagi komunitas lokal dan generasi mendatang.
■ Penjelasan Istilah
* Fotogrametri (photogrammetry): Teknologi untuk secara presisi mengukur bentuk, posisi, dan ukuran objek menggunakan foto atau video, dan digunakan untuk membuat model medan 3D berdasarkan citra yang diambil drone.
* El Niño: Fenomena iklim di mana suhu permukaan laut khatulistiwa Pasifik meningkat secara abnormal, mempengaruhi pola cuaca global seperti curah hujan dan suhu.