
Karena artikel ini diterjemahkan dari bahasa asing, mungkin terdapat kesalahan terjemahan.
https://www.avpasion.com/huawei-chip-honghu-rgb-televisores-miniled-rgb/
Huawei Luncurkan Chip Honghu yang Akan Mengubah Peta TV RGB MiniLED
Prosesor baru dari merek China ini telah menetapkan tonggak baru untuk jenis TV ini.

Anda mungkin belum pernah berpikir untuk melihat Huawei sebagai merek TV, tetapi di China, Huawei adalah salah satu merek terkemuka saat membeli TV pintar baru. Namun, hari ini kita akan membahas tentang prosesor baru yang dirancang oleh Huawei untuk TV Mini LED RGB.
Prosesor ini tampaknya akan mengubah segalanya. Saat ini, hanya tersedia secara eksklusif untuk Huawei dan TV Huawei, tetapi ada rumor bahwa Huawei dapat melisensikan prosesor ini ke merek lain di China.
Masalah sebenarnya dengan teknologi MiniLED RGB bukanlah pembuatan dioda itu sendiri atau jumlah zona dimming, melainkan perangkat elektronik yang mengontrol ribuan dioda dan zona dimming tersebut. Peluncuran chip Honghu RGB baru dari Huawei akhirnya mengalihkan perhatian ke tempat seharusnya berada: prosesor backlight dan kemampuan untuk mengelola dioda RGB baru di TV.
Masalah Sebenarnya dengan MiniLED RGB TV: Tantangan Teknis Pengendalian Dioda

Seperti yang kita ketahui, semua TV MiniLED menggunakan dioda biru dengan filter warna untuk membuat gambar. Hal ini menyebabkan dua masalah besar: reproduksi warna yang buruk dan konsumsi daya tinggi serta kecerahan yang rendah. Solusi luar biasa untuk masalah ini diperkenalkan oleh model RGB. Namun, model RGB juga menimbulkan masalahnya sendiri.
-- Dalam matriks RGB, setiap warna dasar bekerja dengan cara yang berbeda:
-- LED merah mengalami degradasi pada kecepatan yang berbeda dari LED biru.
-- Suhu mengubah panjang gelombang secara tidak merata.
-- Membutuhkan kontrol pada tingkat mikrodetik untuk menyinkronkan ribuan sumber cahaya.
Jika perangkat elektronik tidak sangat presisi, akan terjadi interferensi warna (color crosstalk), blooming dengan nada hijau atau merah muda, dan distorsi warna yang merusak gambar. Untuk mencegah hal ini, produsen harus mengisi papan kontrol dengan komponen fisik khusus, yang menyebabkan biaya produksi melonjak dan teknologi ini hanya tersedia di TV kelas atas. Solusinya adalah menemukan titik tengah yang mengatasi masalah tersebut tanpa menaikkan harga produksi secara berlebihan. Sebelum Huawei muncul.
Huawei Menyelesaikan Masalah MiniLED RGB TV dengan 'Algoritma Perangkat Keras'

Tepat di titik ini, Huawei dan chip Honghu RGB yang baru ikut campur. Merek China ini tidak hanya memuat dioda yang lebih baik, tetapi juga merancang prosesor dengan kemampuan komputasi yang dapat berfungsi sebagai 'daftar warna digital' untuk setiap grup LED.
Prosesor baru ini menganalisis sinyal video secara real-time dan menyesuaikan kecerahan dan nuansa warna masing-masing dioda secara independen. Namun, pencapaian sejati terletak pada arsitekturnya. Chip ini mengintegrasikan kalibrasi kerja sama LED multipel, koreksi warna instan, dan pemetaan dinamis langsung ke dalam algoritma. Dengan memindahkan tugas ke AI chip, komponen fisik yang besar di papan kontrol dihilangkan, secara drastis mengurangi biaya spesifikasi bahan (BOM).
Prosesor ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dan terbukti mampu mengontrol panel MiniLED RGB dan mengelola ribuan zona LED yang terintegrasi dalam matriks. Hal ini memaksa produsen lain untuk lebih memperhatikan prosesor dalam hal TV MiniLED RGB.
Karena hanya memperluas area sensitif tanpa dukungan perangkat elektronik yang memadai tidak berarti apa-apa. Perang teknologi baru MiniLED akan terjadi di kecerdasan silikon, dan chip Honghu RGB telah memicunya.
▶ Sumber asli: https://www.avpasion.com/huawei-chip-honghu-rgb-televisores-miniled-rgb/