Pada 1 Februari, informasi yang beredar di platform online menyebutkan bahwa dolar Amerika turun drastis menjadi 8.170 rupiah, menarik perhatian besar dari pengguna internet. Namun, kurs resmi dari Bank Indonesia (BI) adalah 16.340 rupiah per dolar Amerika, yang sejalan dengan data dari lembaga keuangan lainnya. Para ahli memperkirakan bahwa tren melemahnya rupiah akan terus berlanjut karena kekuatan dolar Amerika dan kebijakan The Fed yang mempertahankan suku bunga.